REUTERS/Paul Hackett , CNN Indonesia
Jumat, 07/07/2017 06:57 WIB
Artikel belum tersedia
Kritikus boleh bilang musik grime terlalu keras. Namun musik ‘penuh keringat’ itu sedang meranum di kalangan pencinta musik di Inggris. Ia meramaikan kelab-kelab malam. (REUTERS/Paul Hackett) 
Musik grime, yang tumbuh dari garage dan rap, menjadi populer setelah artis asal Inggris Skepta memenangi penghargaan prestisius Mercury Prize. Musisi Stormzy juga dengan bangga membuat album perdananya dengan genre musik grime. (REUTERS/Paul Hackett) 
Musik itu lantas ramai dimainkan di kelab-kelab malam maupun kafe, serta radio-radio independen di Inggris. Toko-toko musik pun diramaikan penikmat musik itu. (REUTERS/Paul Hackett) 
Grime dianggap sebagai musik yang jujur dalam bersuara. Berbagai tema bisa dibahas di dalamnya, mulai uang, kehormatan, perang dunia, sampai narkotika. Rata-rata kritis.(REUTERS/Paul Hackett) 
Kebanyakan pemusik yang bermain di ranah grime punya latar belakang yang ‘gelap.’ Maka lirik-lirik mereka akan bernada perjuangan yang terasa nyata. Mungkin beberapa sedikit bernada keras, namun itu hanya ungkapan ekspresi. (REUTERS/Paul Hackett) 
Musisi grime juga dituntut untuk kreatif menyampaikan pesan karena mereka mesti mengemas semua tema itu dalam musik berkecepatan 140 beat per menit. (REUTERS/Paul Hackett) 
Jika itu semua dipadukan dengan baik, musik grime akan bisa menyalurkan energi mereka kepada para penonton bahkan dari atas panggung sekali pun. Semangat mereka ‘hidup.’ (REUTERS/Paul Hackett) 
Sebagian penonton menganggapnya sesuatu yang positif, aliran musik yang jujur soal realita. Namun tidak sedikit pula yang mengasosiasikannya dengan masalah. “Bagi saya itu malah membuat saya keluar dari masalah,” ujar salah satu pelaku musik grime. (REUTERS/Paul Hackett) 
Bagaimana pun, musik grime jelas mulai punya pengaruh. Ia bahkan dilirik sebagai salah satu upaya merangkul pemilih muda dalam dunia politik, seperti yang dilakukan pemimpin Partai Buruh yang merupakan oposisi di Inggris. (REUTERS/Paul Hackett) 
Quantity :
Add to Cart
No comments:
Post a Comment