Dalam surat berita Lena Dunham, Kesha mengatakan bahwa Praying menjadi lagu perdananya setelah empat tahun. Ia mengaku menyalurkan rasa putus asa dan tekanan yang begitu berat lewat lagu itu.
Namun dia juga mengaku berhasil melewati rintangan itu dan menemukan kekuatan dalam dirinya, meski dalam keadaan sangat sulit.
Kesha juga menyebut Praying sebagai lagu tentang dirinya menemukan kedamaian, meski faktanya ia tidak dapat mengendalikan semuanya.
“Karena mencoba untuk mengontrol semua orang itu membunuh saya. Ini tentang belajar melepaskan dan menyadari bahwa dunia ini mengontrol nasib saya, bukan saya,” imbuhnya.
“Saya menyeret diri saya keluar dari tempat tidur dan menyalurkan emosi saya ke studio dan membuat karya seni dari [emosi] itu,” katanya.
“Jika Anda memiliki cinta dan kebenaran di sisi Anda, Anda tidak akan pernah kalah. Jangan menyerah pada diri sendiri," ujarnya optimistis.
Sementara, dalam video klipnya, Kesha tampak berusaha mencari jati diri, mempertanyakan keadaannya hingga akhirnya menemukan apa yang ia butuhkan.
"Apakah saya sudah mati?" ucapnya mengawali video.
Sebelum mulai bernyanyi, Kesha pun tampak putus asa dan memasrahkan diri untuk lebih baik mati.
"Tuhan, beri saya tanda, atau saya harus menyerah, saya tidak bisa melakukan ini lagi, tolong biarkan saya mati. Hidup sangat menyakitkan," katanya.
[Gambas:Youtube](res/res)
No comments:
Post a Comment