Dilansir dari AFP, pria yang sempat muncul dalam video musik Sia ini ditangkap sesaat setelah dirinya meminta rokok pada polisi. Namun, polisi tidak mengindahkan permintaan Shia. Ia pun marah dan bertingkah seenaknya.
"Ketika Shia tidak diberi rokok, dia jadi bertingkah seenaknya, menggunakan bahasa yang vulgar di depan wanita dan anak-anak," kata kantor Polisi Metropolitan Savannah-Chatham dalam sebuah keterangan resmi seperti dikutip dari AFP (9/7).
Juru bicara Kantor Polisi Wilayah Chatham, Pete Nichols mengatakan Shia dibebaskan setelah membayar jaminan sebesar US$7ribu atau sekitar Rp93 juta.
Shia berada di Georgia untuk pengambilan gambar film independen berjudul "The Peanut Butter Falcon" bersama Dakota Johnson.
Tak hanya sekali ia berulah dan harus berurusan dengan pihak berwajib. Pada Januari lalu, ia ditangkap karena terlibat perkelahian di luar museum New York. Ia saat itu meneriakkan "Dia tidak akan memecah belah kita," selama gelombang protes terhadap Trump.
Kendati ia adalah aktor utama dalam serial film "Transformers", LaBeouf tidak dilibatkan lagi dalam film Transformers terbaru, "The Last Knight" yang Juni lalu rilis di Indonesia. Selain Transformers, LaBeouf sempat naik daun berkat film "Disturbia" (2007), berperan sebagai Lars von Trier dalam film "Nymphomaniac" (2014), film "Fury" pada 2014 dan "American Honey" (2016).
Satu hal yang mungkin tak akan dilupakan penggemar film adalah tingkah polah LaBeouf saat menghadiri premier film "Nymphomaniac" di Berlin Film Festival. Ia mengenakan sebuah kantong kertas bertuliskan "I Am Not Famous Anymore" di kepalanya.
No comments:
Post a Comment